Pencipta Alam Bakti Sosial SMAN 8 Jakarta

Pencipta Alam Bakti Sosial SMAN 8 Jakarta

Date : 19 September 2014 ||Categories : Rumah Singgah || Create by admin

Cuaca cerah menghiasi suasana meriah di Aula Rumah Singgah Bina Anak Pertiwi. Lima puluh anak-anak yang kurang beruntung berkumpul untuk mengikuti acara Bhakti Sosial yang diadakan oleh siswa-siswi Pecinta Alam SMAN 8 Jakarta. Sejak pagi hari anak-anak sudah berdatangan dengan wajah cerah penuh antusias mengikuti acara. Sang surya pagi berlahan beranjak menuju siang, arah jarum jam menunjukkan jam 10.00 kurang 15 menit, saat tamu yang ditunggu datang bersama rombongan penuh sukacita.
Sebagian anak-anak menyambutnya dengan senang hati, sebagian yang lain sibuk beres-beres, ada yang masih ngepel dan bersih-bersih.

Sesaat kemudian ruangan Aula sudah penuh dengan anak-anak dan siswa-siswi SMAN 8 Jakarta yang berjumlah kurang lebih 20 orang. Selanjutnya acara dimulai dengan kalimat tasyakur kepada Allah Swt, serta Sholawat kepada Rasulallah sebagai bentuk penghambaan sebagai makhluk, yang dipandu oleh Sakti Peksos Ida Nur Aeni. Aeni lalu mempersilahkan Ali Sebastian sebagai perwakilan lembaga untuk memberi sambutan dan menjelaskan sejarah singkat perjalanan Rumah Singgah Bina Anak Pertiwi dari awal ikut serta dalam meningkatkan kesejahteraan masyarakat.

“Saya sendiri mantan anak jalanan yang tidak dapat dipisahkan dari sejarah panjang Bina Anak Pertiwi, susah senang, suka duka telah saya alami bersama lembaga Yabap (Bina Anak Pertiwi biasa disebut). Tentu saja saya adalah masa lalu dan masa depan bagi lemaba (red). Mudah-mudahan pada saatnya saya tidak hanya sebatas menjadi bagian dari sejarah, namun mampu menupang lembaga ini”, lanjut Alay (Ali Sebastian) biasa disebut.

Susasana semakin meriah setelah dari pihak SMAN 8 Jakarta juga menyampaikan maksud dan tujuannya melakukan Bhaksos di Yabap. Sahabat dari SMAN 8 Jakarta mempersembahkan beberapa lagu untuk anak-anak. Begitu juga dengan Anak-anak Yabap tidak mau kalah dengan memberikan persembahan lagu-lagu hit seperti “Yang Tersakiti & Bukan Dia Tapi Aku” dari Judika. tidak sedikit yang meniteskan air mata karena menghayati lagu tersebut. Riuh renda dan isak tangis makin menjadi setelah lagu andalan Yabap dinyanyikan oleh Amoy (Vocalis) yang berjudul CLBK (sedang buming di YouTube ‘CLBK (Rumah Singgah Bina Anak Pertiwi), juga dilantunkan dengan indah dan pekik bunyi gitar yang menyayat hati.

Dalam baksos ini juga diisi dengan pemberian santunan untuk anak dan lembaga, sekaligus ada pelatihan singkat musik untuk anak-anak. (ASM)

.

Comments

Leave a Reply


Batas Karakter

Other posts from Rumah Singgah